PKM KEWIRAUSAHAAN (ICHA,DWI,DAN LINA)

Selasa, 28 Januari 2014

LOVE IS YOU: GURU KEHIDUPAN



Kita butuh guru kehidupan yang benar-benar real.. dan saya mendapatkannya di mereka.....



Pernah tidak..ketika kamu membutuhkan sesuatu yang jika tidak ada yang membantu itu bisa meruntuhkan dunia dan akhiratmu......tapi mereka membantu dengan kacamata manusia..bukan kacamata langit...bukan kacamata Tuhan.....karena Tuhan sudah menitipkan penjagaan saudaranya kepada manusia lainnya.. tapi kenapa hanya ayat yang kami terima..bukan realisasi....


Tahukah? saya tidak butuh nasihat-nasihat orang yang tidak memberikan solusi

Apakah ketika nabi berdakwah..hanya berucap saja ? lantas tidak tuntas?

Mereka...melihat dan membantu dalam sudut pandang manusia



Saya cinta kalian... Sungguh#

Minggu, 22 Desember 2013

2 Hari yang keras dan sulit


Lelah itu Stress untuk bangkit


Akumulasi lelah secara fisik, fikiran dan perasaan membuat saya bermimpi terus 4-5 episode selama 2 hari (jumat dan sabtu), terbangun, kemudian tidur dan mimpi lagi, begitu seterusnya.. Semua yang jadi beban pikiran saya tertuang dalam mimpi, semua yang ada di hati kecil saya tentang pekerjaan, pendidikan, keluarga, asmara, teman, semua tergabung dalam mimpi itu..yang baik ataupun yang buruk. Mungkin otak sedang memilah-milah informasi mana yang layak untuk di transfer ke memori jangka panjang.  
Saya jadi ingat kisah zaman Rasulullah yang saya baca di shirah untuk anak, tentang seorang yang biasa saja bukan dari kalangan sahabat, dan biasa saja amal ibadahnya, tapi dia dijamin masuk syurga. Hal ini membuat para sahabat rasul penasaran, karena setelah mencoba menginap di rumah si fulan, tidak nampak rutinitas ibadah yang khusus. Ternyata setelah dicari tahu, si fulan mempunyai rutinitas sebelum tidur yaitu memaafkan kesalahan orang lain. Jadi ketika tidur, dia membawa jiwanya dalam keadaan positif. Dan 2 hari kemarin, hal yang negatif selalu terbawa tidur. Astaghfirullah. Saya menutup salah satu peluang syurga. Padahal berfikir positif itu pijakan kuat agar kita bisa cerdas di segala aspek. Kalau kita berfikir negatif, segala informasi yang masuk ke dalam otak juga tidak akan maksimal, bahka proses transfer memori pun terganggu..huaaaaaaaaaaaa.....maafkan saya ya Allah...
Satu tahun terakhir ini memang kondisi ruh saya berada pada titik lemah yang kritis sehingga berpengaruh pada fisik dan semuanya, meskipun sebelum-sebelumnya juga lemah, tapi saya merasa satu tahun ini sangat lemah dan kalaupun ada titik untuk bangkit, itu perlu perang dulu dengan logika saya alhasil saya tetap pada diri saya yang lemah, puncak lemahnya berada di dua hari ini, rasanya seperti sudah berada di stadium 4. Huft...capek rasanya.....
Lelah itu stress untuk bangkit, karena saat lelah saya mudah menangis dan mengevaluasi diri. Lelah karena penyakit hati itu lebih menyiksa, kamu tahu ketika kita sudah sulit berfikir positif pada orang lain atau pada semua orang yang berteman dengan kita, itu sama saja kita belum bersaudara, karena berfikir positif itu pijakan awal atau dasar supaya kita melonjak ke tingkatan ukhuwah yang paling tinggi yaitu menanggung beban dengan itsar (mengutamakan kepentingan orang lain daripada diri sendiri). Ukhuwah berbanding lurus dengan ruhiyah..itu yang saya rasakan. Bersyukur karena saya masih berfikir jernih, saya masih bisa mengkaitkan referensi-referensi dalam otak saya, yang saya terima dahulu, untuk menguatkan hidup saya. Itulah fungsinya ilmu, mengarahkan kita untuk tetap pada jalan yang lurus. Allah..jadikan saya orang yang selalu bersyukur..karena sabar dan syukur adalah sebaik baik kecerdasan..dunia dan akhirat... Ini bukan mengeluh...hanya ingin berbagi bahwa berfikir positif itu sangat penting! Kalau kita sudah mulai berfikir negatif, rasa ingin tahu kita yang harusnya diarahkan untuk hal yang bisa menambah knowledge dan memperkuat domain2 kita..akan terfokus pada hal mencari-cari kesalahan orang lain, dan itu mengurangi iman kita..karena kata Allah “walaa tajassasuu” jangan mencari-cari kesalahan orang lain.. “wa laa yaghtab ba’dhukum ba’dha” jangan saling membenci diantara kalian....... Semangat untuk lebih baik! Allahu akbar! Maafkan saya mamah, bapak, teteh, suami teteh dan keluarga, zaki, kamil, bibi, om, sarah, karis, zulfi, nini, aki, sahabat-sahabat saya (Indah dan Ita  yang selalu bersabar dengan saya aq kangen sama tujuan2 besar kita dan kekonyolan2 kita :’), Tining yang baru menikah kemarin..hwaaa..happy wedding..maaf aq g bisa ke jogja, aq kangen kamu.... ,(akhwat2 yang menginspirasi Kak Nelly,Fatimah, Nining, Lailah, Riri, Syifa, ade, zizah, zahra, loli, fitrah, dwi, ami, teh euis, chai, icha, achi, fitri, nina, trias, Bu rine, bu is, mba asih, bu linda, bu luluk, bunda dian, mama jiddah) semua orang yang pernah saya repotkan dan saya kenal—KSPA UNJ, Bem j paud, nuraniku,LDK UNJ, FARM 2 15 etc, teman2 marketing, separuh jalan LPJA Antara (isti,tom,fitri,etc),PPOT Al-Falah,Observasi Hobi-hobi, Keluarga besar Baby Fun Club, Keluarga besar ALMAHIRAH, sumber belajar dan penguat  saya; Mas yang selalu bersabar dan meyakinkan bahwa saya punya potensi, dan mas juga yang meruntuhkan segala keminderan dan kekurang percaya dirian, Mas juga yang suka memberikan tantangan agar saya berkembang dan bangkit,(adik-adik—ega,ais,lia,aldina,unu, anak-anak---azka,sabiq,kaysha,gisella,cicelly,irfan,osaka,putri,faza,rayvan,alma) yang senyumnya selalu terbayang sampai sekarang, saya belum bisa membalas meski hanya sebuah senyuman.. Semoga ini jadi pengingat saya untuk membalas kebaikan semuanya dan bergaul lebih baik lagi....... Jazakumullah Khairan Katsiiran telah bersabar menerima saya dalam lingkungan kalian.. Mungkin kalau saya nulis buku, ucapan terima kasih dan pengantarnya akan lebih banyak dari pada inti bukunya....happp..tapi itu tidak boleh terjadi...cinta itu harus dengan bukti..bukan hanya dengan lips service J tapi setidaknya saya ingin berucap..bahwa saya mencintai semuanya meski saya perlu belajar untuk mengerti caranya.

Rabu, 09 Oktober 2013

Rancang Manasik Haji di Sekolahmu :)







Mengkonsep itu menyenangkan ketika yang kita konsep adalah dakwah
yang ingin saya ceritakan saat ini adalah anak-anak...:) mereka adalah serdadu Allah
apalagi pendidiknya mesti jadi panglima :)

Hari ini anak-anak simulasi manasik haji, persiapan untuk tanggal 17 oktober, manasik haji yang lengkap dengan pakaian ihram.. :) bahagia melihat mereka..sungguh semua ibadah itu meningkatkan kecerdasan termasuk ibadah haji :) Berikut rute perjalanan haji yang dirancang oleh saya dan indah :).. kayaknya keren juga kalau ada sekolah yang pake pendekatan haji :) hehe



RUTE PERJALANAN HAJI

 Diawali dengan membaca  “Labaikkallahumma Hajjah” , maka terlaksana niat berhaji oleh para jamaah haji.  Dimulai dari Miqot di ....depan ring basket................, kemudian menuju ke Arafah untuk melaksanakan Wukuf yang bertempat di .........sebelah bak pasir........, dalam perjalanan menuju satu tempat ke tempat lainnya, para jamaah haji dianjurkan untuk mengucapkan talbiyah. Dari Arafah, perjalanan di lanjutkan ke Muzdalifah untuk Mabit, di tempat ini pula anak-anak mencari kerikil sebanyak 28 buah (di samping gazebo) untuk lempar Jumrah, Muzdalifah ini bertempat di ..........Gazebo............. Setelah Mabit di Muzdalifah, perjalanan di lanjutkan ke Mina(sentra bahan alam) melewati ...bunga lavender... kemudian menuju Jamarat ( untuk melakukan lempar jumrah aqabah dengan 7 buah batu yang bertempat di .....samping kran air, jika memiliki hewan hadyu maka dilakukan pemotongan qurban, lalu bermalam di Mina. Kemudian dilanjutkan Tahallul awal yaitu mencukur rambut minimal 3 helai untuk anak laki-laki, mencukur ujung-ujung rambut dan kuku untuk anak perempuan di sentra imtaq kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju Ka’bah di Makkah dengan membaca talbiah masuk ke Masjidil Haram melalui Bâbussalâm (pintu salam) dan melakukan tawaf(mengelilingi miniatur ka’bah sebanyak 7 kali) yang bertempat di ...pohon mangga halaman sekolah, perjalanan ke ka’bah melewati sentra seni dan Ruang TU............., setelah mereka melakukan thawaf tujuh kali mengelilingi ka’bah, perjalanan dilanjutkan menuju Shafa dan Marwa untuk melakukan Sa’i yang betempat di ......depan garasi............. sampai dengan .........gerbang sekolah......., disini Muthawwif mengajak anak-anak untuk berlari-lari kecil dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali. Setelah selesai melakukan Sa’i, dilanjutkan dengan tahallul sani dan minum air zam-zam (di sentra imtaq). Dilanjutkan perjalanan ke Mina melewati dapur almahirah dengan berjalan ke Jamarat (melempar jumrah aqabah, sughra dan wustha)di samping kran air lalu mabit di Mina (sentra bahan alam) kembali ke Makkah dan mengadakan thawaf wada’(mengelilingi ka’bah kembali sebanyak 7 kali).


 seru kan konsepnya..apalagi saat praktiknya.. wow..wide over wonderful :) Subhanallah...


Kamis, 15 Agustus 2013

Strategi Ikhtiar Naisa #part 1

cuma mau cerita................

tau g teman, saya itu sangat senang berjalan kaki... rutin.... dan hampir setiap pekerjaan yang saya lakukan saat kuliah asal itu bisa saya jangkau, saya lakukan dengan berjalan kaki....
berapa jarak yang saya tempuh cukup saya dan Allah yang tahu...

tapi ketika saya tinggal di bogor, mendadak saya jadi malas berjalan kaki...
karena tempat tinggal sekaligus bekerja itu...dikelilingi  perumahan eropa  yang sangat elite dan juga jauh dari transportasi...
so.......
mendadak saya jadi ngidam fixie............tapi tentu ini juga saya idamkan karena butuh, sejak SMA saya sudah dilatih oleh sahabat saya (Akhmad Karim As-Syifa) untuk membeli sesuatu karena butuh bukan karena ingin..ingin itu tidak ada habisnya "begitu ujarnya"...



akhirnya saya putar pikiran bagaimana agar fixie itu menjadi kbutuhan saya, agar saya yakin untuk membelinya..

sebenarnya yang saya butuhkan saat ini adalah sepeda untuk saya mengajar privat dari rumah ke rumah usai saya mengajar di sekolah, juga untuk cari tambahan lainnya, terutama tambahan untuk ruh....


karena sahabat saya (Taufik Ilham) mengajarkan saya untuk bekerja keras dan sebisa mungkin mengaktifkan seluruh indera dan alat gerak untuk berkarya...juga sahabat saya (Fatimah Az-Zahra) mengajarkan saya untuk mengetuk pintu sukses dari pintu manapun.. :) (Kangen dengan penjagaan mereka terhadap saya)..

besok lagi deh
dadah

Rabu, 24 April 2013

Ujung Syaraf dari Belanda menyadarkan dunia


Ujung Syaraf dari Belanda menyadarkan dunia
Hmmm...kebayang gak?:)
Ujung syaraf dari Belanda mampu menyadarkan dunia.
Chek it out!                                                                                                      


Negeri yang diciptakan Tuhan dengan kondisi minim daratan ini sangat terkenal dengan kreatifitasnya. Keterbatasan tidak membuat bangsa ini menyerah. Bangsa ini mampu membuktikan bahwa intelektual dapat menaklukan apapun. Bagaimana tidak? Dengan kreatifitas dan kerja keras intelektual, mereka mampu menaklukan air besar berikut lumpurnya dan menyulapnya menjadi anugerah indah padahal bisa saja menjadi musibah mengingat seperempat daratannya berada dibawah permukaan laut. Hal itu membawa bangsa ini mendapatkan predikat baik secara internasional. Negara ini mendapat banyak penghargaan mulai dari 10 besar peraih nobel di dunia, dua diantaranya yaitu nobel sebagai negara paling bahagia dan memiliki keseimbangan hidup yang baik. Wuih....memang benar, bangsa besar adalah bangsa yang bisa mengubah kelemahan jadi kekuatan. J







Bangsa belanda punya cara pandang yang luwes dalam mengaplikasikan pengetahuan, atau bahkan dalam menemukan pengetahuan. Negara ini terkenal dengan kebebasan intelektualnya. Inilah yang membuat seorang Filsup Prancis, Rene Descrates lebih memilih menetap di Belanda selama kurang dari 21 tahun untuk melakukan percobaan membangun gambaran dunia yang sebenarnya setelah sebelumnya berkelana keliling Eropa agar bisa merasakan dengan inderanya sendiri sebagai jalan menemukan kebenaran.



            Mengurai kepiawaian Belanda dalam mengubah kelemahan jadi kekuatan tidak akan ada ujungnya. So, mau memulai darimana menguak rahasia kesukesan bangsa kreatif ini? Kita mulai dari kriteria manusia yang utuh J. Secara utuh kita dilahirkan sebagai anak yang mempunyai 4 kriteria penting, yang harus dijaga hingga dewasa yaitu Unik, peneliti andal, komunikator dan pelaku utama. Gencatan emosi baik positif ataupun negatif, dari orang tua yang dialirkan melalui pola asuh bisa menambah, mengurangi atau bahkan menghilangkan kriteria manusia utuh tersebut. Dengan banyak melarang, marah dan menyuruh 4 kriteria manusia utuh itu akan hilang.




Kita bisa bandingkan ini dengan bangsa Belanda, 4 kriteria manusia utuh yakni unik, peneliti andal, komunikator, dan pelaku utama masih melekat pada diri mereka meski mereka bukan anak-anak lagi. Berarti apa yang patut dipuji dari bangsa besar ini? Cara orang tua mengasah kemampuan berfikir anak yang berpusat di otak besar (cereberum) perlu diacungi jempol. Tidak salah jika negara ini mendapat predikat negara paling bahagia. Karena, sambungan-sambungan yang ada dalam otak tidak akan mengait jika tidak bahagia. Ujung syaraf akan terbuka jika seseorang merasakan kenyamanan dan kebahagiaan sehingga neurotaransmitter yang membawa bola-bola berisi pesan, rasa bahagia dsb akan masuk melalui ujung syaraf dengan proses yang sempurna. Namun sebaliknya, jika banyak tekanan, ketidaknyamanan,ujung syaraf tidak akan terbuka.



 

Tidak salah juga jika Belanda mendapat predikat negara yang memiliki keseimbangan hidup yang baik. Karena potensi SDM berbagai bidang keilmuwan hingga bidang industri kreatif  menjadi representasi mental masyarakat Belanda yang menunjukkan otak kanan dan kiri nya seimbang. Bermula dari ujung syaraf inilah, semua proses kreativitas dalam otak bekerja dengan baik. Ini yang perlu di contoh bangsa kita, bangsa Indonesia. Kita bisa lebih maksimal dari Belanda karena Tuhan menganugerahkan sumberdaya alam yang potensial untuk Indonesia, SDM pun akan kuat seandainya kita memperhatikan kinerja otak, khususnya cara agar ujung syaraf anak-anak kita ataupun kita terbuka. Ya memang, ujung syaraf dari Belanda menyadarkan dunia J.

Naisa Maulidia




Teman duduk

  • 10 Jurus Sakti agar Motivasi tak Pernah Mati