Postingan

Torehan pena...

media..media...media...kini telah menjadi makanan sehari-hari masa.........ghazwul fikri semakin menyerang pemikiran kita......apa yang bisa diperbuat....

SEKELUMIT KISAH MAHASISWI JURUSAN TERTINGGAL “PGTK UNJ”

Gambar
Hampir puluhan tahun sudah, gedung tua itu berdiri kokoh. Namun, tidak semua masyarakat Halimun tahu kalau gedung itu adalah salah satu gedung milik universitas Negeri yaitu UNJ, wajar saja gedung tua itu dahulunya adalah gedung SPG (Sekolah Pendidikan Guru), yang akhirnya menjadi Kampus D PGTK UNJ. Bila anda berkunjung kesana, laksana sebuah museum yang sangat usang, terdapat batu tulis alias marmer bertuliskan pengesahan gedung dan tandatangan BJ.Habibi di lantai dua samping ruangan 202. Saat pertama menginjakkan kaki di lingkungan Halimun dua tahun yang lalu ketika sedang mencari kampus D hanya sekedar survey ingin tahu gedung tempat saya nanti menimba ilmu. Tidak jauh dari shalter Halimun, mata ini tertuju pada sisi samping sebuah gedung tua yang kulit temboknya sudah mengelupas, catnya luntur nian, sehingga mata saya yang minus ini melihatnya seperti gedung yang terbakar. Hati ini bergumam “Jelek banget gedungnya, gedung apa sih tuh?” Jiwa yang semangat ini seolah penasaran dan...

Cintai.teori Rasulullah

Mungkin ku tak mengenal apa arti teori..namun saat ku mengetahuinya..ternyata itu hal yang sangat penting dan seringkali jadi landasan pemikiran...namun saking banyaknya teori di dunia ini..ada hal yang terlupakan..kita lupa, bahwa kekasih kita telah meninggalkan banyak teori terbaik terutama untuk prndidikan, dari cara mengajar yang baik, mendidik anak, metode terbaik dll..sudah dikemukakan oleh Rasulullah melalui sabdanya..ya Allah jadikanlah saya orang yang tidak buta terhadap agama sendiri..jangan jadikan ilmu-ilmu yang ada sekarang ini menutupi ilmu-ilmu suci dari Rasulullah..berikut ada sebuah hadits Rsulullah, mari kita bandingkan dengan puisi Doroty..yang tentu saja puisinya seringkali digunakan..bahkan di dinding sekolah islam sekalipun..puisi itu ada.. Bandingkan! Rasulullah : "Allah merahmati seseorang yang membantu anaknya berbakti kepada-Nya," sabda Nabi Saw. Beberapa orang di sekeliling Nabi bertanya: Bagaimana caranya, ya Rasulullah?" Beliau menjawab: ...

Sebongkah harapan bocah Palestina..

Langkah kaki mungil berlarian mengejar tujuan, tubuhnya yang bergontai lusuh memenuhi medan perjuangan kiblat pertama umat Islam,segenggam tekad dan kerikil memenuhi celah jari-jari mereka, syahid adalah kebahagiaan hidup bagi mereka, peperangan merupakan perjalanan utama mereka hanya iman yang kuat senantiasa menemani. Bayangkan bila kita, adik-adik kita atau bahkan orang tua kita merasakan langsung medan jihad tersebut. Bagaimana dengan harapan kita?? Masa kanak-kanak merupakan masa terindah dimana kita mendapatkan perhatian lebih dan pengawasan ketat dari orang tua, nutrisi yang cukup, pendidikan yang baik dan permainan-permainan yang menyenangkan. Bila kita amati anak-anak senang sekali dengan canda tawa, dengan mainan yang unik, betapa bahagia masa kanak-kanak. Namun, semua itu tidak terjadi di Palestina yang merupakan kiblat pertama kita yaitu Al-Aqsa tercinta sebelum ka'bah. Setiap anak punya harapan, punya banyak keinginan yang harus dipenuhi, karena ketidakbahagiaan sekeci...

Mencari cinta di dasar hati

jiwa..enggankah kau mengalah pada hati..yang mendarat di sanubari..dari mata turun ke hati..ya..itulah ungkapan orang-orang yang memahami... hati butuh cinta... dan cinta butuh komitmen... ketika senandung indah itu terdengar..mengisi jiwa lelah yang hampa...bergetar raga... peluh,keluh dan kesah tak lagi terasa...... Kecewa dan amarah kini sudah tiada.... senandung itu terdengar lagi..mengisi kembali kehampaan.. Seolah terisi denga energi dahsyat ku kuatkan azzam..ku kuatkan langkah ini... meraih mimpi dan cinta...yang kini mulai meredup... inilah cinta pembangkit semangat.. dan senadung itu, selalu melekat di jawa.. ya...inilah senandungnya... “Sekarang Allah telah meringankan kamu karena Dia mengetahui ada kelemahan padamu. Maka jika diantara kamu ada seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus musuh, dan jika diantra kamu ada seribu orang yang sabar niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan seizin Allah. Allah beserta orang-orang yang sabar (A...