Postingan

“Izinkan Aku Mencintaimu Walau Aku Liberal”: Ketika Filsafat dan Cinta Tdk Lagi Berjarak (Sebuah Novelet Filsafat Part II)

Pukul 18.20 setelah shalat Maghrib, sekretariat FMM yang berada di Student Centre UIN Jakarta sudah ramai dihadiri seluruh aktivis muslim. Mereka hari ini berencana menyambangi sekretariat BEM Ushuluddin setelah nota protes yang dilayangkan ke Arisiska tak kunjung dibalas. FMM sudah kepalang terendam amarah. Hari ini Arisiska harus segera ditemukan: “Hidup atau mati”. Hannah Arendt dari Ciputat yang kalau sudah bicara suka nyelekit. Menstigma kader-kader Forum Mahasiswa Muslim UIN adalah Antitesis Peradaban yang lebih cocok tinggal di Arab ketimbang menganggu keutuhan Pancasila di Indonesia. “Belum belajar Filsafat Sejarah Hegel dan Dekontruksi Derrida. Terlalu taklid dengan Imam Syafi’i. Orang-orang kaya Jaka itu nanti di neraka bingung. Ia bertanya-tanya kepada Tuhan, kenapa ia masuk neraka, sedangkan Bunda Theresa masuk Surga.” “Hahahaha,” tawa terbahak-bahak kawan satu diskusinya. Arisiska memang selain terkenal pintar dan cantik, juga terampil melucu. “Lalu apa kata Tuhan, Sis?”...

“IZINKAN AKU MENCINTAIMU WALAU AKU LIBERAL”: KETIKA FILSAFAT DAN CINTA TIDAK LAGI BERJARAK (PART I)

(SEBUAH NOVELET FILSAFAT ) Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi ? (QS Al ‘Ankabuut 2). Ciputat I am in Love. Saat pelupuk hamparan indah danau kecil Situ Gintung meriak-riak ingin dilempar batu. Ketika wewangian alam terhampar berserambi kalbu. Tidak ada yang bisa menulis kisah cintanya sendiri, sekalipun mata pena sudah memoncong siap melukis. Arisiska Lenila Wahid, Perempuan muda satu-satunya yang mampu menjadi Ketua Umum BEM Fakultas Ushuluddin dan Filsafat tahun ini. Frederich Nietsczhe berkelamin perempuan yang menikam “Tuhan” memang banyak, tapi yang sanggup membunuh cinta, belum ada. Ia sadar bahwa ia benar-benar jatuh cinta pada seorang ikhwan hanif itu. Hati itu muncul begitu saja, sekalipun Arisiska sendiri antara percaya Tuhan dan tidak. Ia termenung bingung. Tidak bisa berbuat apa-apa melawan hatinya. Hanya diam menunggu. Fokus belajar menjadi pecah. Bayangan wajah Immanuel Kant berubah ...

Saat kekuatan akhirat tak lagi mendominasi

A'udzubillahiminassyaithaanirrajiim Bismillaahirrahmaanirrahiim Hati berdebu tebal.. Saat mengenal nikmatnya dunia.........kekuatan akhirat tak lagi mendominasi Dulu pada fitahnya... hati ini merona... Dulu hati ini  berkilau... Tapi kini..lain adanya..tapi kini..lain kenyataannya...hati ini berdebu..berdebu..rasanya berdebu..tebal sekali Saat inspirasi langit....ayat ayat Allah mulai  menyapu hati yang berdebu ini dan semakin tersapu dengan amal yang kita kerjakan... hati ini berkata.. Laa Thuzigh Qalbi, ba'da idz Hadaitani (Jangan belokkan hatiku setelah petunjuk sampai padaku)

Rindu Langit Untuk Dee

Untuk Blog Contest Mizan.com   Dear Dee yang cerah dan mencerahkan :) ..................  Ku tahu, disana kamu sedang mencurahkan inspirasi-inspirasimu, menguras tenaga dan fikiranmu dengan menilik relung hati, hingga akhirnya apa yang kau tuliskan, bisa merasuk ke hati-hati kami, indah memang kalau semua ditulis dengan kejujuran hati.  Yup, Bagai Langit yang merindukan cahaya, hingga gulita berubah menjadi benderang.  Apa yang kurasa menyimpan kedahsyatan ketika membaca berbagai tulisanmu.  Kamu tahu? Dari berjuta kata yang telah tertulis dalam beberapa karya kreatifmu itu mengundang sejuta ekspresi.  Berbagai konflik sederhana yang kamu ciptakan dalam novel mu tetap terbaca lembut, kamu memang "Dewi" yang Multi Talent", yang pandai membuat aku jadi bertanya-tanya tentang alur cerita yang kamu tulis, "it's Really good" , aku selalu salah tebak tentang alur cerita dan ini menandakan kalau kamu memang cerdas. Dengan tulisanmu, kau bisa membuat hatiku ter...

Amanah Langit

Gambar

Apanya Apanya Donk Gimana gimana donk

Hmmm..baru saja..ada adik saya minta dkritik tulisannya...apanya apanya donk..gimana gimana donk... Hmmm..maaf sekali..bukannya tidak mau mengkritik, tapi saya tidak bisa mengkritik sebuah tulisan yang langsung nancep ke hati...apapun dan siapapun yang menuliskannya... Tapi coba kita kritik tulisan penuh makna ini dari nura Udin "Calon Ketua Nuraniku UNJ :)"..maaf ya kalo akhirnya malah menggelitik bukan mengkritik :) hehehehe..wkwkwkwk Judul: Thanks to Nuraniku. . Komentar: Sama-sama ya :) Dari sini aku belajar.. dari tempat ini aku mengerti kehidupan dan memilih jalan sebagai pejuang pena komentar: ah, masa sih? kayaknya jalan kamboja deh, buka jalan pejuang pena :) Beneran mau di kritik nih? hmm..mungkin leadnya kudu diperjelas (ckckck pura2 jadi komentator) Mungkin bisa diawali kata kiasan, atau kata-kata biasa saja tentang nuraniku dimatamu, nuraniku yang menyentuh hatimu, jadi kalo dalam latar belakang karya ilmiah itu biasanya ada sebuah kenyataan dan harapan. ...

Semua Hanya Kebetulan

"saya gak akan bantu dakwah kalian, kalau dakwah kalian terindikasi partai" ujar seorang alumni via sms. Haaaaa, saya pun terkaget, apa maksudnya hingga akirnya saya sms: "semakin bertambah pemahaman, maka kita kan semakin peka, ini karena gelora jihad yang mengalir, bukan indikasi kepartaian. Hmmm..mengulang ingatan kembali tentang pertanyaan pertanyaan ini, kenapa  yang saya lakukan selalu orang kaitkan dengan partai?. Dari dahulu, bermula ketika saya menjadi batman, atau orang lain lebih senang dengan sebutan "taplak berjalan", selalu saja membicarakan yang seharusnya tidak perlu dibicarakan, ini kan cuma sebuah perubahan, masih mending berubah ke arah yang lebih baik, bukan kepada hal yang diharamkan. Setelah berjilbab ala taplak ini, saya berubah kepribadian dan pergaulan, sehingga banyak sekali pertanyaan, silahkan saja bertanya, karena saya berubah berdasarkan ilmu. aneh juga kan kalo kita ber Islam tapi karena turunan? Shalat dari emak bapak kaya begitu...

Alhamdulillah Naisa Sehat lagi

Alhamdulillah, Naisa sehat lagi..InsyaAllah..merasa sehat..sangat sehat..karena jiwa ini mulai lagi bermanfaat, karena fikiran ini tak lagi memikirkan diri sendiri..ya..inilah yang saya rindukan...tapi satu hal yang belum kembali yaitu rasa malu. Mau kayak dulu lagi..ya Allah semoga bisa lebih iffah....jadi wanita kudu tangguh..jangan lemah! Seorang aktivis harus menerima konsekuesni sebagai aktivis. Waktu dirumah berkurang..hmmm itu konsekuensinya... gak memikirkan yang belum halal, itu konsekuensi...harus menjaga akademik itu konsekuensi sebagai aktivis, harus menjaga lisannya itu juga konsekuensi, berani tega itu juga konsekuensi.. Alhamdulillah, saya sangat bahagia, kalau konsekuensi menjadi seoran da'iah itu memang sangat menjaga diri

Begeser dari zona nyaman

Gambar
ini aktivitas saya..yang sebenarnya jauh dari minat saya...tapi saya mau bisa..kebetulan suka boneka.....ayoooo semangat bikinnya..inilah hasilnya................bergeser dari zona nyaman...                                                                   confused collection nyoba-nyoba lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..bikin graduation dools...sekalian mencurahkan mimpi terdekaaaaat..apa yang saya buat sudah seperti apa yang ada di pikiran dan hati saya. Sebagai contoh pocket hp itu..mukanya kayak kartun bingung kaaaan..hehe..memang sengaja :)                     ...

Allah mencoba menghibur Kami :)

Gambar
        Wajah sudah tak sebening embun lagi :), lelah sudah seperti nafas kehidupan, berat badan yang turun, tak lagi dihiraukan dan dipedulikan, biar orang lain yang menilai. Begitupun hal yang sama dialami oleh teman2 PKL ku, ada kak Fathia (Mahasiswi PAUD angkatan 2005), Dwi Mahasiswi PAUD Angkatan 2007), Fitrah Mutia ( mahasiswi PAUD alihprogram 2008), kami baru saling mengenal sangatt mendalam di PPL dan PKL ini, untung mereka semua sangat ramah, kalau ada apa2 yang terjadi, kami langsung melakukan recomitment, seru deh pokoknya. Disini aku mendapatkan semuanya, mereka semua teman yang satu minat. Disini cita2 ku tercapai untuk bisa mengembangkan diri lebih dari biasanya. Minat nulis bertambah semangat, berwirausaha juga jadi semangat, dan satu lagi, cita-cita untuk ikut program kreativitas mahasiswa, akhirnya tercapai juga, bersama teman PKL , meski pengumumannya baru ada bulan Maret 2012, doakan ya :). Hmmm...selain hikmahnya banyak, ujiannya j...

Isengin Zaki ganteng :)

Gambar
Inget banget..waktu adeku si zaki lagi ospek UHAMKA, rrrrrrribet dan ngeribetin...yeah..tapi seneng banget..akhirya zaki bisa kuliah di Jurusan Akuntansi. Zaki bilang, tugas ospeknya ada yang susah banget..yaitu foto bareng artis. Wow, gak mungkin donk, wong si zaky itu termasuk anti foto. Fotonya itu jarang banget ada di album foto keluarga, terlalu pemalu dia...(uhuuy dah adikku yang satu ini). Yowis, karena dia minta foto bareng artis, saya bantu. Sya berkata: "zak, lo mau foto bareng siapa?", zaki menjawab: "bareng lady gaga aja ah". Sya berkata lagi: "Eh serius gue, entar gue yang editin, jangan sama lady gaga ngapa, kaya g ada yang lain aja. Zaki ngomong lagi: "Yaudah sama kaka slank aja". Hwaaaaa...semua pilihannya bukan naisa banget. Tapi yaudah karena ini zaki yang minta, naisa siap menjalankan tugas. Caranya: 1. Cari foto zaki...ternyata g ada yang sendirian..yaudah akhirnya di crop lah foto keluarga pas lebaran kemaren, habisnya g ada la...

Kenapa Sondang bisa seberani itu?

Gambar
Haduuuh..begini nih kalau sudah jarang beraktivitas di kampus, kepekaan jadi kurang.. Beberapa hari yang lalu, saat main di rumah teman, saya melihat berita tentang Sondang, tepatnya berita tentang sejumlah mahasiswa, yang meminta pemerintah untuk menjadikan Sondang seorang pahlawan... lah saya pikir sondang istrinya almarhum aji masaid, ternyata bukan...Sondang yang dimaksud adalah seorang Mahasiswa UBK (Universitas Bung Karno), Fakultas Hukum, yang juga baru 3 bulan ini menjabat sebagai ketua  Himpunan Advokasi Mahasiswa Marhaen untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia (Hammurabi. Ia membakar dirinya di depan istana Negara 7 Desember 2011 lalu. Ya ampuuuun, usianya sama lho kayak saya, malah tuaan saya 1 bulan 25 hari..Karena saya penasaran..yaudah deh saya searching tentang aksi bakar diri ini..ternyta: dikutip dari " http://www.seruu.com" Chris seorang mentor Hammurabi berkata: "maka saya yakin sekali ini ekspresi politik, ini bukan sekedar persoalan pribadi, kalau mau ...

Gombal itu menyesatkan

Gambar
Lelah memang, jika pikiran kita, raga kita bahkan tangis mata kita itu keluar hanya karena cinta yang belum halal. Ini adalah sebuah pekerjaan yang sia-sia, tidak ada nilainya dihadapan Allah. Hamba tahu, bahwa perkataan manis kitapun itu bisa mengandung zina bila diberikan pada yang bukan muhrimnya, tapi kenapa akhirnya hamba bisa luluh, bukankah hamba kuat ya Rabb? Apa memang lagi-lagi cinta itu memang kelemahan hamba? Kalau begitu hamba tidak mau menikah dengan orang yang Hamba cintai, karena khawatir jadi seperti ini lagi, visi apapun akhirnya berbenturan, niat dakwahpun akhirnya binasa, cinta yang terbangunpun luluh lantak, menyeruak hingga dasar hati dan akhirnya menjadi noktah hitam besar yang menjijikan. Ya Rabb hamba malu, jika dibandingkan dengan wanita shahabiyah yang mampu menjaga diri dan keluarganya, hamba hina, hamba nista, padahal hamba tahu I slam juga menjaga manusia agar tidak bekerja lagi kepayahan seperti yang dijelaskan dalam surat Al-Ghasiyah. Dan menangis, mer...

Gejolak hati tentang Cinta

Cukup sudah ini yang kedua kali.......... Tak akan ada lagi yang ketiga, ke empat atau seterusnya............... Ya Rabb kumohon dengan sangat...........biarkan hati ini tetap merah merona karena kecintaan padaMu.......... Biarkan pesona diri ini terpancar hanya karenaMu Ya Rabb yang Maha memutarbalikkan hati..diri dan hatiku ini lemah...layaknya pakaian yang mudah lusuh Kalau ku boleh meminta, ku ingin hati ini tetap berdiri kukuh, tidak terbolak-balik....... Karena ku takut jauh dari Mu Tapi ini kuasaMu, tak pantas aku meminta..karena Engkau sudah jauh lebih banyak memberi, bahkan tak terhitung NikmatMu... Malu aku jika ingat kisah Ayyub yang takut memohon kesembuhan untuk penyakitnya yang benar-benar membutuhkan kesabaran itu........karena ia sadar, Engkau sudah jauh lebih banyak memberi.. Sedang aku, lagi-lagi hanya terjangkit virus seperti ini, memohonnya luar biasa...seperti hanya mementingkan kepentingan pribadi..... Ya Rabb, rasanya tak maju-maju aku, gagal lagi me...