Semua tentang hati

Teringat sahabat..hari ini mengeluhkan soal hati....
Jadi inget resume buku gizi hati...Semangat Sahabat!


“Ketahuilah, bahwa di dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasadnya, dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati (HR.Bukhori)

“Para Sahabat membagi hati menjadi empat macam. Hudzaifah bin Al Yaman berkata, “Hati ada empat. Pertama, hati yang bersih, di dalamnya terdapat lampu yang bersinar terang, Itulah hati orang mukmin. Kedua, hati yang tertutup. Itulah hati orang kafir. Ketiga, hati yang terbalik. Itulah hati orang munfaik. Keempat, hati orang yang mengandung dua sisi, sisi iman dan sisi kemunafikan. Itulah hati orang yang bisa mengalahkan salah satu diantara keduanya”

Hati ibarat sebuah benteng
Jaga pintu/jalan masuk syaithan
Diantara pintu2 masuk syaithan:
Marah
Syahwat
Iri
Tamak
“ Dua serigala lapar yang dilepaskan ditengah gerombolan domba itu tidak lebih merusak dibanding ketamakan seseorang pada harta dan kemuliaan untuk dinnya” (HR.At-Tirmidzi)
5. Tergesa-gesa (Isti’jal)
“Tergesa-gesa berasal dari setan dan perlahan-lahan berasal dari Allah” (HR.AT-Tirmidzi)

Tanda Penyakit hati
Sulit meraih sesuatu yang diciptakan baginya
Tidak merasa sakit karena luka-luka maksiat
Tidak merasa sakit dengan kebodohannya terhadap kebenaran
Pemiliknya beralih dari makanan bergizi kepada racun yang mematikan
Tidak mengharap akhirat dan tidak beramal untuknya


Tanda hati yang sehat
Banyak berdzikir kepada Allah
Pemiliknya senantiasa aktif, sehingga ia pasrah kepada Allah dan bergantung kepadaNya
Ia rela tubuhnya letih untuk melayani Allah
Pemiliknya rindu melayani Allah
Hal yang paling dicintainya ialah kalamullah dan membicarakan tentngnya


“ Sesungguhnya orang-orang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka ingat kesalahan-kesalahannya” (Al-A’raf:201)
Rasulullah Saw bersabda: “Didalam hati ada dua keinginan, Pertama, keinginan dari Allah, yaitu yang melindungi dengan kebaikan dan mengakui kebenaran. Barangsiapa mendapatinya, hendaklah ia tahu bahwa itu dari Allah dan hendaklah ia memujiNya. Kedua, keinginan dari musuh, yaitu yang melindungi dengan kejelekan, mengingkari kebenaran, dan mencegah dari kebaikan. Karena itu barangsiapa mendapatinya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk” (HR.At.Tirmidzi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKELUMIT KISAH MAHASISWI JURUSAN TERTINGGAL “PGTK UNJ”

Game Level 2 Melatih Kemandirian Day 1

Game Level 3 Melatih Kecerdasan Anak Day 2